Strategi Impresif dan Branding Emosional Dedi Mulyadi dalam Merespons Keluhan Warga

Penulis

  • Sitinah Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Mpu Tantular
  • Tri Adi Sarwoko Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Mpu Tantular
  • Silva Aresta Wulandari Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Mpu Tantular

Kata Kunci:

komunikasi kepemimpinan, manajemen impresif, branding emosional, framing moral, media sosial

Abstrak

Penelitian ini menelaah cara Dedi Mulyadi membangun citra kepemimpinan melalui strategi impresif dan branding emosional saat merespons keluhan warga dalam video viral “Ngahakan Kalapa” di Desa Rengas Jajar, Kecamatan Cigudeg, Bogor. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana tindakan komunikatif seorang pemimpin dikonstruksi dan diterima publik di ruang digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis teori dramaturgi Erving Goffman, manajemen impresif. Hasil analisis menunjukkan bahwa Dedi Mulyadi menggunakan media sosial bukan hanya sebagai saluran informasi, tetapi juga sebagai panggung simbolik untuk menampilkan empati dan kedekatan emosional dengan masyarakat. Melalui bahasa daerah, humor, dan gestur yang penuh simpati, ia menampilkan diri sebagai pemimpin yang sederhana, terbuka, dan peduli. Namun, penelitian juga menemukan munculnya ketegangan citra ketika respons emosional tidak sepenuhnya sejalan dengan realitas sosial warga yang terdampak kebijakan penutupan tambang. Ketidakseimbangan antara performa empatik dan solusi nyata berpotensi menimbulkan kelelahan publik serta menurunkan kepercayaan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan komunikasi kepemimpinan di era digital menuntut keseimbangan antara ekspresi emosional, keaslian tindakan, dan konsistensi kebijakan agar citra publik tetap dipercaya.

Referensi

Aminuddin, A., Nasution, R. D., & Pia, A. (2023). Political branding sebagai instrumen komunikasi politik di era digital. Warta Dharmawangsa, 75(2), 1–9.

Asilady, Y., Sulistyaningrum, S. D., & Setiadi, S. (2024). Attitude’s framing of political figures in social media during the pre-election campaign 2024. Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology (eJESET), 6(1). https://doi.org/10.33122/ejeset.v6i1.440

Bialas, K. (2023). Emotional communication in political marketing: The personalization of leadership in the digital era. Journal of Political Communication Studies, 12(1), 45–60.

Bolino, M. C., Kacmar, K. M., Turnley, W. H., & Gilstrap, J. B. (2016). A multi-level review of impression management motives and behaviors. Journal of Management, 42(6), 1577–1605. https://doi.org/10.1177/0149206315575550

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Dedi Mulyadi tutup 26 tambang di Bogor. (2025, September 29). RMOLJabar. https://rmol.id/nusantara/read/2025/09/29/681550/dedi-mulyadi-tutup-26-tambang-di-bogor

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2018). The Sage handbook of qualitative research (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Ensour, W., & Sarhan, N. M. (2024). Impression management strategies in accordance with social role theory. Corporate Governance and Organizational. Behavior Review, 8(2), 191–200. https://doi.org/10.22495/cgobrv8i2p19

Fairclough, N. (2013). Critical discourse analysis: The critical study of language (2nd ed.). London: Routledge.

Goffman, E. (1959). The presentation of self in everyday life. Garden City, NY: Doubleday Anchor.

Jawa Pos. (2025, Oktober 20). Cerita Kades Rengasjajar soal awal mula datang ke podcast Dedi Mulyadi bersama pria viral hanya makan kelapa. https://www.jawapos.com/berita-sekitar-anda/016722416/cerita-kades-rengasjajar-soal-awal-mula-datang-ke-podcast-dedi-mulyadi-bersama-pria-viral-hanya-makan-kelapa

Joniarta, I. W. (2023). Strategi komunikasi politik pasangan calon dalam meningkatkan dukungan elektoral melalui media sosial Instagram dalam perspektif administrasi publik. Governance: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan, 11(2), 309. https://doi.org/10.56015/gjikplp.v11i2.309

Kompas.com. (2025, June 18). Dedi Mulyadi singgung penderitaan warga Parung Panjang, apa masalahnya? https://megapolitan.kompas.com/read/2025/06/18/07205841/dedi-mulyadi-singgung-penderitaan-warga-parung-panjang-apa-masalahnya

Kompas.com. (2025, July 14). Dedi Mulyadi kembali menangis lihat Bogor: Rakyat jadi keset, konglomerat kaya dari gunung. https://bandung.kompas.com/read/2025/07/14/172303478/dedi-mulyadi-kembali-menangis-lihat-bogor-rakyat-jadi-keset-konglomerat-kaya

Kompas.com. (2025, Oktober 2). Buntut penutupan tambang Dedi Mulyadi, warga Bogor ‘menjerit’ kelaparan, ada apa sebenarnya? https://bogor.suara.com/read/2025/10/02/135931/buntut-penutupan-tambang-dedi-mulyadi-warga-bogor-menjerit-kelaparan-ada-apa-sebenarnya

Lim, J., & Xu, Y. (2023). The cost of impression management to life satisfaction: Sense of control and loneliness as mediators. Frontiers in Psychology, 14, 1053784. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1053784

Manadin, A., Komariah, A., Nurdin, D., Prihatin, E., Priatna, A., & Nuphanudin, N. (2023). Role of leader–member exchange, knowledge hiding, prosocial motivation, and impression management motivation for the creative potential of employees. Journal of Intercultural Communication, 23(3), 68–81. https://doi.org/10.36923/jicc.v23i3.280

Maulina Putri, R. M., & Ahmad, N. F. K. (2023). Unveiling political persona: Visual framing analysis of presidential candidates’ Instagram branding for the 2024 Indonesian election. Komunika, 6(2), 119–133.

Nasution, F. A., Saraan, M. I. K., & Ramadhan, A. (2024). Political artifacts from the Jakarta International Stadium as local leadership impression management. Research Journal in Advanced Humanities, 5(3). https://doi.org/10.58256/qzk7gk14

Rambe, A. S., Sahlaya, M. R., Firdasari, S., & Akbar, R. (2024). Media framing of identity politics through prejudice and stereotype towards the 2024 election. Kajian Jurnalisme.

Shagyrov, M., & Shamoi, P. (2024). Color and sentiment: A study of emotion-based color palettes in marketing. arXiv. https://arxiv.org/abs/2407.16064

Sitorus, E., Priyowidodo, G., & Aritonang, A. I. (2024). Impression management strategy of Khofifah Indar Parawansa on Instagram account @khofifah.ip. Journal of Content and Engagement, 2(2), 127–146. https://doi.org/10.9744/joce.2.2.127146

Style, H. K. (2024). Impression management and expectations of political cynicism. Public Opinion Quarterly, 88(2), 419–430. https://doi.org/10.1093/poq/nfae006

Suara.com. (2025, July 14). Dedi Mulyadi nangis lihat aktivitas tambang di Bogor: Rakyatku jadi keset kalian. https://www.suara.com/news/2025/07/14/195846/dedi-mulyadi-nangis-lihat-aktivitas-tambang-di-bogor-rakyatku-jadi-keset-kalian

Suara.com. (2025, October 2). Buntut penutupan tambang, warga Bogor menjerit kelaparan: Ada apa sebenarnya? https://bogor.suara.com/read/2025/10/02/135931/buntut-penutupan-tambang-dedi-mulyadi-warga-bogor-menjerit-kelaparan

Van Dijk, T. A. (2018). Discourse and power: Contributions to critical discourse studies. London: Palgrave Macmillan.

Zuhdi, A., Suryana, C., Pedrason, R., Sasono, S., & Habibie, A. M. (2023). Digital campaign: Character branding and framing towards the 2024 presidential election. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 17(1), 195–208. https://doi.org/10.35931/aq.v17i1.2608

Unduhan

Diterbitkan

28-11-2025

Cara Mengutip

Sitinah, Sarwoko, T. A., & Wulandari, S. A. (2025). Strategi Impresif dan Branding Emosional Dedi Mulyadi dalam Merespons Keluhan Warga. MADHANGI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(02), 15–32. Diambil dari https://ojsfikom.mputantular.ac.id/index.php/fikom/article/view/59

Terbitan

Bagian

Artikel